Lilin ke-19

7:02:00 AM

Waktu itu aku kebangun jam 3 pagi. Iya dipertegas deh, kebangun. Biasanya jam segitu baru mau tidur dan juga dimarah bapak karena keseringan begadang. Entah, rasanya aku lebih suka melakukan hal bodoh di atas jam 11 malam, ketika mimpi orang-orang rumah sudah sampai di pelabuhan Gilimanuk. Hai para pekerja dunia malam, salam hormat dari saya.
Semesta pasti sedang ngelindur. Sepagi itu, aku dibangunkannya. Tidur di bawah jam 11 malam memang malah bikin masalah. Tidur cepet – bangun kepagian – melek sampe subuh – siangnya ngantuk. Ah dasar manusia.. Aku berjuang beranjak dari kasur, keluar kamar untuk mencabut hp yang sedang di charge, lalu kembali tiduran. Pagi itu, layar hpku ramai dihias notif. Bentuk kebahagiaan aneh di era teknologi sekarang ini.


“Selamat ulang tahun! Semakin cantik dan semakin baik ya.. Sukses yaa..” ah.. pesan line dari dia yang selalu lancang membuat kupu-kupu di dalam perutku memberontak. Sambil tersenyum aku membalasnya, “Thank youuu! Kamu juga yaa..”. Sekali lagi aku melihat foto profilenya, tampan sekali …pantainya.



Lalu beberapa mention twitter yang aku ingat

“@michaiueo : HBD @Oyonggg :)” singkat dan padat, syukurnya dia teman dekat (tapi jauh di Jogja).
Dan ada satu yang membuat aku senyum sekaligus bingung, penggalan dari mentionnya berisi “…semoga balikan lagi sama Kak Alvin.” DHUAR. Hahaha.. aku tertawa menutupi kebingungan. Aminin ngga ya?


Jam 05:00. Mataku mulai berair karena menguap, aku lanjut tidur..



Bersama roti abon kesayangan akuh



“Happy birthday to you.. Happy birthday to you..” ngg? Apa-apaan ini. Rasanya belum 5 menit merem, eh ada suara ribut. Ada cewek-cewek pengganggu tidur di dalem kamar. Nyanyi, bawa jajan, juga ada yang sibuk nyari hp buat foto. Satu di antara mereka, ada jelmaan manusia Jogja. Sial, dia pulang ke Bali ngga ada ngabarin apa tiba-tiba nongol di kamar. Kami keluar kamar, nyari cahaya pagi 18 April 2014. Aku menutup mata, mengatakan banyak hal yang berhamburan dengan cepat di dalam hati, lalu meniup lilin..

Ada roti abon. Ada terang bulan coklat. Ada lilin berbentuk angka satu dan sembilan. Sekarang aku resmi berumur 19tahun. Aku menolak tua dengan memakai poni depan.



Terima kasih semuanya.. Aku masih bisa ngeliat lilin ke-19 di tahun ini.





Ngomong-ngomong, aku masih nunggu ada kotak besar berpita merah jambu.

You Might Also Like

0 comments

Flickr Images

Subscribe