Roti Goreng 4 Ribuan

10:45:00 PM

"Mbak, roti gorengnya satu berapa?"

"Ini satunya seribu dik.."
"Saya beli 4 ya mbak.."

4 potong roti goreng dalam satu bungkusan plastik itu ia bawa mendekat ke arah anak lelaki yang terlihat sedang menunggunya. Mereka berdua sedang menikmati hari dengan pakaian yang bisa dikatakan tidak begitu fancy. Anak perempuan itu memakai kaos oblong, celana pendek selutut, dan sandal jepit. Sementara satu lagi persis sama, hanya saja dengan celana panjang, bukan karena ingin terlihat lebih keren tapi ya cuma tidak ada celana pendek. Ini sudah menunjukan pukul 4 sore, sebelum kembali ke rumah masing-masing, mereka memutuskan untuk makan. Roti goreng 4ribuan itu mungkin adalah sebuah tameng supaya bisa memperpanjang waktu kencan hari ini. Dengan motor jupiter z hitam oranye milik anak lelaki itu, mereka pergi mencari tempat yang sekiranya asik untuk sekedar menghabiskan roti.

"Hmm.. emang mau makan di mana?"
"Di mana ya? Pantai?"
"Boleeeeh!"

setengah perjalanan, kemudian anak lelaki itu berkata..

"Oh iya ya kalo ke pantai kan bayar masuknya seribu.."
"Bener juga.. Hahaha aku juga uda abis ini ga ada sepeserpun..", jawab si perempuan.
"Terus kita makan di mana nih ya? Masa di jalan?", lanjutnya

Motor terus melaju, namun lebih pelan sambil berpikir, mungkin aja nanti lewat tempat asik tanpa bayar. Karena memang seribu pun sudah tidak ada, tidak bisa bayar biaya masuk ke pantai. Tahu si pembawa motor lapar, anak perempuan itu mencuil-cuil roti lalu menyuapinya dari belakang. Ia tertawa karena menurutnya hal ini lucu.

"Eh, gimana kalo di depan SMPmu? Jalannya luas kan, sekalian bisa liat gimana sih sekolahmu dulu itu.."
"Tapi kadang banyak anak main trek motor di jalan itu"
"iya gapapa..", ia langsung mengarahkan laju ke jalan belokan menuju sekolah.

Sesampainya, mereka menepi.
Roti goreng dalam bungkusan sudah tidak 4 biji yang utuh lagi. 

"Jadi ini ya sekolah SMPnya pacarku..", kata lelaki itu menggoda namun masih samar terdengar.

---------

Roti goreng 4ribuan itu boleh saja tertawa.
Tentang bagaimana ia dibeli oleh sisa uang terakhir..
Yang tidak jadi bertemu ombak karena mereka tidak mampu bayar biaya masuk walau hanya seribu..
Mengakhiri sore itu dengan 2 anak manusia, yang tetap menikmati bahagia walau hanya seadanya..

You Might Also Like

4 comments

  1. Replies
    1. kalo kata Pak Jokowi : ingin sederhana dalam kesederhanaan
      tsahhh x))

      Delete
  2. Taunya itu roti goreng digoreng pake minyak jelantah dan lilin. *lalu jadi reportase investigas*

    ReplyDelete
    Replies
    1. kenapa sih komen ini mengganggu syahdunya postingan, udah susah2 ngetik juga :((

      Delete

Flickr Images

Subscribe